Lembaga Dakwah PCINU Jepang Gelar Kajian Spesial Lailatul Qadar & Khotmil Qur’an
JEPANG — Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang sukses menggelar Kajian Spesial Tematik Lailatul Qadar & Khotmil Qur’an pada Selasa, 17 Maret 2026, mulai pukul 21.00 JST melalui platform Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta dan menjadi salah satu agenda keislaman penting di penghujung bulan Ramadan 1447 H.
Acara dibuka oleh MC, Rasyid Saefudin, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhamad Rizky Abdillah Nasution. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah PCINU Jepang, Ust. Ramdhan, S.Ag., S.H., dan Wakil Ketua Tanfidziyah Bidang Dakwah PCINU Jepang, Ust. Nasril Albab Muhammad, MA.

Inti kajian bertema “Memaknai dan Memaksimalkan Ibadah Ramadan di Malam Lailatul Qadar” disampaikan oleh Ust. Saepuloh, M.A., yang juga merupakan pengurus Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah JATMAN dan Asosiasi Dai-Daiyyah Indonesia (ADDI). Sesi tanya jawab dipandu oleh MC, dan acara ditutup dengan doa penutup sekaligus doa Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Rois Syuriah PCINU Jepang, KH. Agus Sulipan, A.Md.
Dalam sambutannya, Ust. Ramdhan menegaskan pentingnya ketenangan batin dalam beribadah. “Lailatul Qadar mengajarkan arti ketenangan dalam menjalani ibadah dengan penuh kesabaran,” ujarnya. Senada dengan itu, Ust. Nasril Albab M., MA. mengajak seluruh peserta untuk tidak menyia-nyiakan momen akhir Ramadan. “Jangan biarkan sepuluh malam akhir Ramadan ini berlalu tanpa kebaikan. Mari beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya,” pesannya.
Sementara itu, Ust. Saepuloh, MA. dalam kajian intinya mengingatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar. “Ibadah di malam Lailatul Qadar lebih utama dari seribu bulan. Jangan sia-siakan kesempatan untuk memperbanyak doa dan dzikir,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi agenda penutup sementara Lembaga Dakwah PCINU Jepang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Ketua Lembaga Dakwah menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan program dakwah yang telah berlangsung, seraya mengumumkan bahwa kegiatan akan kembali dilanjutkan pada pertengahan bulan Syawal mendatang.
Kontributor: Muhammad Dendi Sobarudin
